Fariz R M
Fariz Rustam Munaf adalah nama lengkapnya, namun lebih di kenal dengan Fariz RM yang lahir di Djakarta, 5 Januari 1961, atau 51 tahun yang lalu.
Sejak kecil Fariz telah diperkenalkan kepada musik. Ibunya adalah seorang pelatih piano. Selain itu, Fariz juga belajar piano pada Sunarto Sunaryo dan Prof. Charlotte Sutrisno JP.
Karier bermusiknya dimulai pada usia 12 tahun, saat berteman dengan Debby Nasution dan Odink Nasution, membentuk "Young Gipsy" yang membawakan musik blues dan rock. Selanjutnya, Fariz bekerja sama dengan Addie M.S., Adjie Soetama, dan Iman R.N. untuk membuat operet pada acara perpisahan dan grup vokal sekolahnya.
Karier bermusiknya dimulai pada usia 12 tahun, saat berteman dengan Debby Nasution dan Odink Nasution, membentuk "Young Gipsy" yang membawakan musik blues dan rock. Selanjutnya, Fariz bekerja sama dengan Addie M.S., Adjie Soetama, dan Iman R.N. untuk membuat operet pada acara perpisahan dan grup vokal sekolahnya.
Setelah itu, Fariz pun terus menelurkan karya-karyanya, baik di Indonesia maupun di Internasional. Selama 25 tahun kariernya sejak tahun 1978 hingga 2003, Fariz telah menghasilkan 20 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack, 27 album produksi dimana dia berperan sebagai produser dan 13 album internasional yang dirilis di Eropa dan Asia Pasifik.
Di antara lagu-lagu ciptaannya yang terkenal hingga sekarang adalah lagu "Barcelona", "Nada Kasih" (duet dengan Neno Warisman), "Susie Bhelel", "Menggapai Bintang" (Symphony), "Selamat Untukmu" (Jakarta Rhythm Section), dan "Renungan" (Dibayang Dewasa) yang menampilkan duet Fariz RM dengan Marissa Haque.
Fariz pernah 'menghilang' sekitar 10 tahun dari panggung musik Indonesia. Untuk membuktikan eksistensinya, Fariz menggelar konser terbesarnya, yaitu Pagelaran Zaman Emas Fariz RM, 21 Agustus 2003 di Plenari Hall, JCC Jakarta. Konser tersebut menghadirkan pula keponakannya Sherina Munaf, Reza Artamevia, Titi DJ, Katon Bagaskara, Warna, /rif, dan Syaharani. Tak hanya itu, Dwiki Dharmawan ditunjuk untuk menggarap komposisi lagu dalam konser tersebut.
Meski Fariz tetap memperlihatkan kepiawaiannya, konser tersebut dinilai gagal karena jumlah penonton yang terbialng cukup sedikit (’hanya’ 2000 orang dari kapasitas 5000), juga buruknya sound system yang sangat mengganggu penonton. Selain itu, Fariz dinilai 'terburu-buru', karena setelah menghilang sekian tahun, tiba-tiba muncul dengan konser akbarnya.
Usai menjalanni masa hukuman, Fariz menggelar konser tunggal yang bertitle Anthology Live Concert, di Rolling Stone Live Stone, Jln. Ampera Raya No.16, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, 25 Juli 2008. Pada konser tunggalnya tersebut Fariz berkolaborasi dengan artis-artis muda antara lain adalah Sherina Munaf, Koil, dan White Shoes & The Couples Company.
Di antara lagu-lagu ciptaannya yang terkenal hingga sekarang adalah lagu "Barcelona", "Nada Kasih" (duet dengan Neno Warisman), "Susie Bhelel", "Menggapai Bintang" (Symphony), "Selamat Untukmu" (Jakarta Rhythm Section), dan "Renungan" (Dibayang Dewasa) yang menampilkan duet Fariz RM dengan Marissa Haque.
Fariz pernah 'menghilang' sekitar 10 tahun dari panggung musik Indonesia. Untuk membuktikan eksistensinya, Fariz menggelar konser terbesarnya, yaitu Pagelaran Zaman Emas Fariz RM, 21 Agustus 2003 di Plenari Hall, JCC Jakarta. Konser tersebut menghadirkan pula keponakannya Sherina Munaf, Reza Artamevia, Titi DJ, Katon Bagaskara, Warna, /rif, dan Syaharani. Tak hanya itu, Dwiki Dharmawan ditunjuk untuk menggarap komposisi lagu dalam konser tersebut.
Meski Fariz tetap memperlihatkan kepiawaiannya, konser tersebut dinilai gagal karena jumlah penonton yang terbialng cukup sedikit (’hanya’ 2000 orang dari kapasitas 5000), juga buruknya sound system yang sangat mengganggu penonton. Selain itu, Fariz dinilai 'terburu-buru', karena setelah menghilang sekian tahun, tiba-tiba muncul dengan konser akbarnya.
Usai menjalanni masa hukuman, Fariz menggelar konser tunggal yang bertitle Anthology Live Concert, di Rolling Stone Live Stone, Jln. Ampera Raya No.16, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, 25 Juli 2008. Pada konser tunggalnya tersebut Fariz berkolaborasi dengan artis-artis muda antara lain adalah Sherina Munaf, Koil, dan White Shoes & The Couples Company.
koleksi Lagu Fariz RM
Tak Pernah
Berubah
Hanya Satu
Kamu
Tangan Mungil
Bukan Pacarku
Hanya Kawan
Jangan Lepas
Lagi
More (Than
Just A Friend)
Foto Model
Sundown At
Midnight
La La La
(Senandung Kita)
Meracun
Generasi
Tanah Merah
Iman Dan
Godaan
Ragu
Selamat
Untukmu
Dewi
Hasrat Dan
Cinta
Menggapai
Bintang
Tak Padam
Tertiup Jaman
Selamat Ulang
Tahun
|
Kekagumanku(Miracle)
Angin Senja
Sebuah Obsesi
Nada Kasih
Diantara Kata
Nourma Yunita
– Pandang Mata
Ekky Soekarno
– Jumpa Kedua
Hanya Satu
Kamu
Barcelona
Sakura
Your Smile
A Love Bite
Mega Bhuana
Penawar
Perindu
Cakrawala
Senja
Renungan
(Dibayang Dewasa)
Cinta Kian
Menepi
Awal Kisah
Cinta Sebatas
Malam
|
Romansa
Sungguh
Batas Rindu
Mereka Di
Jalanan
Nada Kasih
Penari
Renungan
Persimpangan
Aku Tak
Pernah Berubah
Kurnia Dan
Pesona
Oke Oke Aja
Boy (ost.Catatan Si Boy IV)
Antara Kita
usi Belel
Sehari
Lepas Kontrol
Dunia Di
Batas Senja
Sendiri Malam
Ini
Mekarlah
Mekar
Sandra Ameido
Aku Harus
Pergi
|
0 komentar:
Posting Komentar